About Me

Foto saya
Manusia biasa◕Ilmu Komunikasi UMM'11◕photography◕write ◕strawberry◕yellow◕Book◕Luar Negeri◕music◕Reporter'Bestari Newspaper'◕‿◕Semangat Sampai Tetes Darah Terakhir◕‿◕

Kamis, 20 September 2012

Aku dan 24 Jam

-->
Malang pagi ini tak sedingin Malang dipagi hari bulan lalu. Cuaca yang mulai berubah menjadi panas tak jua me­­-low battery­-kan aku untuk menempuh mata kuliah Psikologi Sosial dan Sistem Sosial Budaya.
            Tak ada sarapan pagi ini. Aku memandang rice cooker biruku. Asapnya masih mengepul. Pagi ini aku telat memasak nasi dan lauk. Ya sudah, pikirku. Toh ini bukan kali pertama. Selama aku menyandang predikat anak kos, aku sudah berkali-kali menyiksa otak dan lambungku dengan tidak sarapan. Jelas aku tahu ini merugikan.
            Mata kuliah Psikologi Sosial dengan dosen pengampu Pak Himawan sudah cukup menjadi olahraga pagiku kali ini. Dosen yang katanya teman sebelahku pernah menjadi comicnya Stand Up Comedy UMM ini tak henti-hentinya mengocok perut. Selama aku menjadi mahasiswi, olahraga sudah menjadi kebiasaan. Jalan dari parking area menuju kelas saja sudah membuat butir-butir jagung keringat meluncur. Ditambah kalau lift sedang macet. Bukan butir-butir lagi yang meluncur, tapi hujan keringat.
            Jam tanganku menunjukkan pukul 09.30. Tapi Dosen pengampu mata kuliah Sistem Sosial Budaya belum hadir. Lama kami (aku and the gank) menunggu di depan ruang 510. Mulai sebel, menggerutu yang aneh-aneh. Lalu dosen yang bertampang unyu-unyu itupun masuk dan perkuliahan dimulai. Berlalu 5 menit. Aku dan teman-teman mulai merasa canggung. Dan benar saja, kami langsung ngacir keluar.
            Segera aku menuju KaJur (Kantor Jurusan), melihat jadwal yang terpampang disana. 602!! Kami salah masuk ke kelas Management Produksinya semester 7. Pantas saja wajah kami yang PALING unyu-unyu sendiri tadi :p ^^
            Aku sama sekali tidak bisa berkonsentrasi dengan mata kuliah Sistem SosBudnya Bu Vina. Bukan karena bahasannya yang melulu menyebut tentang Madura dan konflik di Madura itu, tapi karena kondisi kelas yang sangat tidak kondusif. Rame, kayak pasar hewan. Bayangin, 60 siswa itu satu kelas!!! Oke. Aku harus bilang WOW!!!
            Pikiranku semakin sumpek. Setelah berbisik kepada sahabat-sahabatku tentang rencanaku dan mereka setuju, materi yang disampaikan Bu Vina satu persatu masuk. Senang bisa have fun berempat begini. Kapan lagi, pikirku. Mbak Dita terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Ada waktu senggang sebelum kuliah lagi jam 4 sore sayang banget kalau tidak digunakan untuk men­-delete all sumpek.
            Tujuan pertama MAKAN! Salah satu hobby dan prioritas kami berempat. Demi memenuhi janji ulang tahunnya, kami ditraktir Mbak Dita makan di Ocean Garden Sukarno Hatta. Nih saya kasih pic makanan yang kami pesan berikut narsisnya-->

           
             Tujuan have fun berikutnya MATOS! Ini permintaanku sih. Sisi childishku lagi keluar soalnya. Lagi pengen photo box!!
            “Padahal kamera DSLR ada, ngapain buang duit buat photo box. Kayak anak kecil aja,” gerutu Mbak Dita waktu itu
            “Kapan lagi kembali ke masa kecil? Kapan lagi kita bisa jalan bareng berempat? Lagian meski pake DSLR belum tentu juga sempat diprint kan?”
            “Tinggal print doang kan? Aku edit dan printkan deh. Malu tauk Nund, kayak anak kecil,” lanjutnya
            Aku manyun. “Lupa ya, aku yang paling muda diantara kalian. Jadi kalian harus nurutin aku,” Jurusku keluar. Pada akhirnya semua setuju. Hahaha, maafkan aku teman-teman, aku sayang kalian. Aku cuma pengen punya cerita, cerita yang banyaaaakkk sekali tentang kalian.
            Begitulah, aku dan 24 jam yang notabene bersama sahabat-sahabatku yang luar biasa BAIK, luar bisa SEMPURNA luar biasa aku sayang :))
            Kuliah Sistem Politik Indonesia berlalu. Pulang dan membersihkan diri, menulis catatan yang nggak penting ini dan berangkat tidur.
*mimpi indah sahabat-sahabatku, :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar