About Me

Foto saya
Manusia biasa◕Ilmu Komunikasi UMM'11◕photography◕write ◕strawberry◕yellow◕Book◕Luar Negeri◕music◕Reporter'Bestari Newspaper'◕‿◕Semangat Sampai Tetes Darah Terakhir◕‿◕

Kamis, 06 September 2012

Polling :)


            Sejak dari jaman buyut, nenek, kakek, moyang kita dulu, title manusia sosial udah mendarah daging pada diri kita. Pelajaran IPS di sekolah seakan-akan tanpa disuruh, menyebutkan dua kata sakral itu secara berulang. Bahkan sampai tingkatan lebih tinggi. Sesadar apapun kita saat ini, sekuat apapun berdiri sendiri, tetap aja kita masih membutuhkan bantuan orang. Itu mutlak. Skak mat!
            Bukannya mau sombong yaa, cuma angkuh. Mhihihi. Sama aja! Memang orang sok pede sepertiku nggak akan jauh-jauh sama yang namanya nggak jelas. Pinter tapi autis, begitu kata teman-teman kampus. Yaa, hari ini aku merepotkan banyak orang. Banyak banget! Sejuta lebih kalau direka-reka. Maaf. Lagi-lagi aku berlindung dalam kata-kata sakral. “maklum, kita kan makhluk sosial ya. Pastilah harus saling membantu. Ya! Saling lho, yeah,” kataku membela diri kala itu. Dimana perasaanku sedang bergemuruh begitu hebatnya.
.Kenapa demikian? ya karena tipe orang berbeda, sayang. Coba lihat aku, aku ini tipe orang yang “egois” dalam job. No no no… Egoisku masih dalam kutip. Aku masih mau mendengarkan, menampung saran bahkan kritik. Yang jadi masalahku adalah, (em, bukan problem sih. Apa yaa? Apapun deh) aku bekerja tidak bisa diganggu orang. Dalam arti, pekerjaan yang memang sudah menjadi kewajibanku, aku selesaikan sendiri, sekuatku, sebisaku tanpa sedikitpun menoleh untuk sekedar meminta tolong membuatkan kopi. Nah loh. Entah, saat dalam terpuruk sekalipun, aku masih percaya bahwa aku bisa SENDIRI.
Nah kali ini, aku di tumbangkan sama komitku sendiri. Kapok, makiku. Pekerjaan yang menyita waktu sampai tengah hari ini, ya memang membutuhkan orang lain. Mondar-mandir kesana…. Kemari…. Bertemu orang-orang baru, dikasih senyum manis, menghina, sepet! Disuguhin kalimat ramah. Marah juga ada. Ditolak? Ditolak. Pernah banget deh. Sekali lagi, tipe orang itu nggak ada yang sama. Enak. Bisa memahami karakter orang. Kalau sama, monoton dong ya. Nggak nemu titik asyiknya. Apalagi tadi aku sedang puasa. Luar biasa lelah, dehidrasi. Tapi itu bukan alasan kok. Be strong!
Tapi itulah asyiknya rubrik pollingku. :)
            Aku menyenangi pekerjaanku. Mungkin buat orang, pekerjaanku ini biasa saja. Gaji juga nggak seberapa. Tapi itulah titik kepuasanku. Hal yang dianggap orang lain biasa itulah bagiku sungguh luar biasa.
            Oke, the last but not the least. Matur sembah nuwun buat mahasiswa UB, Politeknik Malang, Mbak Ira, Mbak Dina, Pak Satpam parkir UB yang udah nemuin kunci motor temanku, tempat makan suhat yang uda ngijinin parkir doang, pak bengkel isi angin, Mas Stefan, Mas Robbi, dan spesial buat Rifa. My beloved friend yang uda ngikut capek-capek buat nyebar angket, nganter aku keliling-keliling, nemenin aku wawancara. Makasih banget, tanpa kalian aku butiran debu. Ciyeee :*
            Inget kawan, manusia itu makhluk sosial! :)
            Nurisna Kurniawati, 4 mei 2012 18:24 alhamdulillah, sudah berbuka puasa :)
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar